검색

Bupati Indonesia Wihaji Meluncurkan 112 콜센터 Untuk Menyediakan Layanan Darurat Sederhana

Date:Aug 17, 2020

call-center-112-batang

Pada 12 Agustus 2020, Kominfo Ahmad M Ramli, Direktur Teknologi Informasi Pos, menyaksikan peluncuran 콜 센터 112 melalui pertemuan Zoom Club. Kapolsek Batang Abdul Walas, Bupati Su Yongnuo, Dan Fouk Bimda Batang.



Bupati Batang Wihaji mengatakan call center Call Center 112 bertujuan untuk memudahkan pelayanan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat, seperti kebakaran, kecelakaan, kesehatan, dan panggilan untuk kebutuhan pelayanan cepat.


콜 센터 112 juga telah terintegrasi dengan pihak terkait seperti kepolisian, pemerintah daerah, pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indonesia untuk merespon panggilan cepat dari masyarakat.


Dia mengatakan :" Layanan call center 112 juga merupakan bentuk implementasi dari rencana kota pintar. Kami pertama kali meluncurkan rencana yang mencerminkan layanan yang cepat, efektif, efisien dan sederhana."


Ia mengatakan, program tersebut harus terus disebarkan ke masyarakat luas agar masyarakat memahami manfaat memiliki program call center 112.


Ia menjelaskan :" Jangan sampai program ini hanya mengenal kami, kami tidak akan menggunakannya. Ini bukan hanya untuk membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang adalah pemerintah yang cepat dan tanggap yang memberikan pelayanan kepada masyarakat."


Selama masa uji coba, Call Slow 112 mendapat tanggapan dari masyarakat mulai April hingga Agustus, dengan lebih dari 1. 000 panggilan. .


Ia menambahkan :" Saya berharap layanan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami juga berinisiatif untuk meningkatkan layanan cepat lainnya, seperti sakit parah, orang miskin tidak mampu makan, dan anak-anak yang kesulitan mengerjakan PR."


Dalam kesempatan yang sama, Ahmad M Ramli, Direktur Jenderal PPI Kominfo, mengatakan Kabupaten Petal mencakup 62 kabupaten / kota dan memiliki 112 call center untuk layanan darurat.


Layanan ini merupakan salah satu bentuk layanan cepat yang diberikan oleh negara dalam berbagai kejadian darurat (antara lain kebakaran, sarang tawon, kejadian alam, dan bencana lainnya).


Ia mengatakan :" Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang yang telah menunggu 1 x 24 jam untuk memberikan layanan darurat kepada masyarakat, karena bencana belum pernah melihat tempat dan waktu kejadian."


Ia juga mengimbau masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan layanan ini, seperti yang terjadi di masyarakat, dan tidak lalai dalam menggunakan layanan ini.